Istri menangis bilang sudah digarap tetangga hingga 2 kali, Suami tusuk-tusuk pemerkosa istrinya

Istri menangis bilang sudah digarap tetangga hingga 2 kali, Suami tusuk-tusuk pemerkosa istrinya


Kabarta.my.id, Kasus perselingkuhan berujung pembunuhan. Polisi menangkap pelaku JY karena membunuh Ratanca (25), pria selingkuhan istrinya.

Benarkah pembunuhan itu dilatarbelakangi perselingkuhan?
Alasan berbeda justru diungkapkan tersangka, yang mengaku kasus pembunuhan dilatarbelakangi pengakuan istrinya yang mengatakan telah diperkosa pemuda bernama Ratanca.

Karena merasa sakit hati lantaran istrinya telah diperkosa, JY (28) kemudian membunuh pria yang telah memperkosa istrinya.
Dikutip dari Sripoku, JY telah dimankan petugas di Polsek Kertapati, Kamis (3/1).

JY telah membunuh korban Ratanca (25), tetangganya yang tercatat sebagai warga Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Korban ditikam JY hingga korbannya pun meninggal dunia.

Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim Ipda Denny Irawan mengatakan, peristiwa penikaman hingga menyebabkan korban tewas ini, terjadi pada Rabu (26/12) lalu sekitar pukul 05.00.

"TKP (tempat kejadian perkara) nya di Jalan Puteri Dayang Rindu, Keramasan, Kertapati.
Motifnya, tersangka kesal pada korban karena selingkuhi istrinya," ujar AKP I Putu Suryawan, ketika rilis perkara di Polsek Kertapati Palembang.

Lanjut AKP I Putu Suryawan, setelah menikam korban, tersangka langsung melarikan diri ke Bangka, hingga akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Sungai Liat.
"Dari sanalah, kita berhasil mengamankan barang bukti baju korban dan baju tersangka.
Terkait barang bukti sajam ketika diambil keterangan, pengakuan JY dibuang tersangka ke Sungai Keramasan, masih dicari," tegas AKP I Putu Suryawan.

Sedangkan, tersangka JY mengaku, nekat menghabisi nyawa korban lantaran kesal dengan ulah korban yang telah melakukan perkosaan terhadap istrinya.
"Saya kesal pak, dia telah memperkosa istri saya dengan cara membekap mulutnya. Setelah itu, istri saya ngadu ke saya," akunya.
Mendapatkan laporan aksi pemerkosaan dari istrinya, tersangka langsung keluar rumah mencari keberadaan korban.

Tepat di TKP, tersangka bertemu dengan korban dan langsung menikam korban sebanyak dua kali.
"Setelah itu, saya langsung lari ke Bangka. Tapi dalam pelarian itu, saya merasa tidak tenang, lalu saya menyerahkan diri," ungkapnya dengan menundukan kepala.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel