"Puaskan suami saya kalau tidak saya menjanda" ancam pelaku

"Puaskan suami saya kalau tidak saya menjanda" ancam pelaku


Kabarta.my.id, PADANG, Selain menjemput korban datang ke rumahnya untuk diperkosa suaminya, N juga membelikan kondom dan membukakan baju korban.

"Pelaku N ini juga membeli kondom dan membuka baju korban yang berinisial S," ujar Kasat Reskrim Polres Bukittinggi Chairul Amri Nasution, Rabu (27/1) melalui telepon.
"Kemudian N berkata kepada S, kau puaskan suamiku," lanjutnya.

Perkosaan yang dilakukan AF terhadap S terjadi dihadapan N yang merupakan istri AF.
Pelaku ancam istri dan korban
"Istrinya itu mau memanggilkan korban, karena diancam akan diceraikan, karena takut, makanya mau saja memanggil korban," katanya. 
"Sedangkan korban diancam oleh pelaku AF, akan membunuh orangtuanya, " ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan seorang perempuan berinisial N di Bukittinggi Sumatera Barat membantu suaminya yang berinisial AF melakukan pemerkosaan terhadap S.

"Pemerkosaan terhadap S ini dilakukan sudah dua kali. Terakhir kali terjadi pada 11 Desember 2020," ujar Kasat Reskrim Kota Bukittinggi Chairul Amri Nasution, Minggu (24/1).

Lebih jauh dikatakan Chairul Amri, pelaku AF dan korban merupakan rekan kerja di salah satu toko di Bukittinggi.

"N menjemput korban ke toko tempatnya bekerja. Kemudian menyuruh korban untuk melayani suaminya. Korban saat itu diancam oleh N, " ujarnya.

Istri takut diceraikan
Pelaku N mau menjemput korban untuk datang ke rumahnya karena diancam oleh AF. Jika tidak mau menjemput N akan diceraikan. 
"Jadi jika N tidak tidak mau menjemput, maka akan diceraikan. Makanya si N ini mau saja, " katanya.

AF sendiri sudah sering menggoda korban ketika sedang bekerja di toko tempat mereka bekerja.
"Bahkan AF juga melakukan pelecehan terhadap S saat di toko tempat mereka bekerja, " paparnya.
AF dan N ditangkap pada Sabtu (23/1) dan saat ini pihak kepolisian melakukan penyidikan lebih dalam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel